Pada umunnya Motion Graphic adalah gabungan dari media visual yang menggabungkan bahasa film dengan desain grafis dengan memasukan elemen-elemen yang berbeda seperti desain 2D atau 3D, ilustrasi, animasi, tipografi, fotografi, video dan musik. Motion graphic dalam dunia broadcast memliki kehadiran yang sangat kuat di televisi, contohnya dalam pembuatan iklan komersial,berita, hiburan, promo atau sebuah opening suatu program televisi,
Apakah Motion Graphic sama dengan animasi kartun ? Motion Graphics dapat disebut juga video yang di animasikan. Selain berbentuk animasi 2D dan 3D Motion Graphics dapat juga berbentuk format GIF. Namun, kini Motion Graphics paling banyak mengambil gaya animasi 2D minimalis dengan memadukan warna-warna yang menarik.
Motion Graphic dapat disajikan dengan beragam gaya. Motion Graphic sangat sering menggunakan desain yang sederhana sehingga pesan yang ingin disampaikan pun jadi lebih mudah dipahami. Dengan grafis yang sederhana, kita dapat menyampaikan data yang rumit agar jauh lebih mudah dimengerti. Hingga terkadang Motion Graphics juga bisa digunakan untuk media untuk presentasi.
Cara Membuat Motion Graphics
Pada zaman dahulu kala, proses pembuatan Motion Graphics dikerjakan dengan cara menyusun gambar secara berurutan hingga menjadi satu kesatuan. Gambar-gambar yang disusun tersebut, telah dimanipulasi sedemikian rupa sehingga ketika tersesusun menjadi satu kesatuan, gambar-gambar tersebut menampakan ilusi pergerakan.
Misalkan seorang Motion Graphics Designer ingin membuat karya yang menunjukan pergerakan huruf dari kiri ke kanan, maka ia terlebih dahulu membuat satu per satu gambar perpindahan huruf-huruf tersebut. Mulai dari satu gambar yang berisi penampakan huruf di bagian kiri, kemudian bergeser beberapa centi ke kanan pada gambar berikutnya, bergeser beberapa centi lagi pada gambar berikutnya dan seterusnya hingga pada gambar akhir di mana huruf-huruf tersebut sudah berada di bagian kanan.
Misalkan seorang Motion Graphics Designer ingin membuat karya yang menunjukan pergerakan huruf dari kiri ke kanan, maka ia terlebih dahulu membuat satu per satu gambar perpindahan huruf-huruf tersebut. Mulai dari satu gambar yang berisi penampakan huruf di bagian kiri, kemudian bergeser beberapa centi ke kanan pada gambar berikutnya, bergeser beberapa centi lagi pada gambar berikutnya dan seterusnya hingga pada gambar akhir di mana huruf-huruf tersebut sudah berada di bagian kanan.
Kini, seiring berkembangnya teknologi, maka diciptakanlah beberapa perangkat lunak komputer yang mampu mengolah karya Motion Graphics secara digital. Seorang Motion Graphics Designer tidak lagi menggunakan metode kerja menyusun gambar demi gambar untuk menciptakan karyanya.

No comments:
Post a Comment